Sabtu, 20 Oktober 2012

Pengumuman 10 Terbaik dalam Undangan Menulis Puisi Cinta


Pengingat Penulis

 

Hidup memang tiada yang sempurna, setiap kekurangan selalu memiliki kelebihan dan  setiap kelebihan selalu diiringi dengan kekurangan. Puncak kejayaan pun tak selalu memberikan kepuasan, karena kepuasan itu ibarat pelangi yang memberikan aneka warna-warni  ceria yang sesaat, kemudian  hilang kala perubahan cuaca menghapus dan mengganti  warna-warnanya dengan warna-warni kelabu bahkan bermendung gelap, begitulah suasana hati dalam setiap kondisi. Dan semua itu adalah bagian dari  bagaimana kita memahami sikap pencapaian dengan apa yang telah diraih. Sedih, suka, duka, bahagia selalu beriringan.

Bersyukur dengan apa yang telah diraih sikap ini yang mampu menepis segala rasa dengki dan iri dendam, angkuh,  karena kekurangan dan kelebihan itu dimiliki selalu sejalan dan beriringan. Bersyukur dengan apa yang telah tercapai dan dimiliki itulah tempatnya hati yang damai.

Namun apalah daya yang namanya manusia telah memiliki segala sikap yang beraneka untuk meng-expresikan segala sesuatu yang menjadi keinginan, harapan dan impian telah menjadi fitrahnya manusia memiliki rasa tak puas, sehingga banyak yang berlomba-lomba mengejar pencapaian dan kepuasan dan kesuksesan. Hiiiii hiiiii..., kok jadi bahas masalah ini.. ngerriii.... ngeriii... lagi  puyeng omongan kadang suka ngelantur.

Terus apa hubungannya dengan kelebihan dan kekurangan dalam edisi love poems iiiiiini? Dalam bincang-bincang kesunyian, hati pun bertanya, ada apa dengan saya?  yang punya hajatan kebanjiran sumbangan puisi ciiiinntaaa malah puyeng, kuraturnya mabok.

 peserta undangan sangat berantosias dalam menulis dan mengirimkan puisi terbaiknya hingga melebihi batas ketentuan, Duh...,  jadi pusing dan mabuk di lautan puisi hiks.., puisinya disini biografi penulis ada dikampung sebelah, mengejarnya hingga terpontil-pontil.  Namun yang pasti  ini adalah suatau kehormatan bila tamu undangan telah banyak yang berpartisipasi dalam menulis dan mengirimkan puisi-puisi terbaiknya, itu mungkin kelebihannya, masak mau ditolak?

Kebiasaan, bangsa Indonesia raya yang di anggap adil dan beradap.  Tapi, ketentuan bukan untuk dilanggar kan..?

“ Mbaaaak....., kok banyak penulis yang mengirimkan puisiiii lebih dari ketentuan kan jumlahnya dibatasin ....?” Duuuhh...., binguuuungg dech gua, ingin pegangan tepian tangga kok udah pada reot, takut sempal. Jemari menyetuh keybord pun jadi gemetarr.., gih gih gih gih...

“ Duh.., plend.., mengirim naskahnya cukup sekali dech plizz.., jangan dikirim berulang-ulang.” Ternyata sidia lagi-sidia lagi. Ingin teriak, tapi teriaknya kok  sama gambarnya Ariel? Yah.., dia mah jarang senyumnya, orang gambarnya melongo gitu. Ikut-ikutan heran si Ariel hiks..,

Inilah mungkin kelebihannya di balik edisi puisi ciiiinta? Para peserta yang memiliki jiwa semangat 45 yang tak pernah padam. Semangat yang teruuss berkoobarrrrrrr...

Belum lagi bila saya mendapat pujian dari Kakak tersayang, dengan nyaringnya beliau memujiku “ Duh.., adikku kamu tuh manisss...,poloooosss bangeett..,”  mendengar pujiannya yang pertama aku merasa tersanjung-sanjung, seolah aku adalah wanita terbaik sejagat raya, senyum-senyum aku sudah bahagia sekali mendengar pujian itu,  tapi mendengar pujiannya selanjutnya aku rasakan dunia seperti dalam gempa, menggoyang hati dan perasaanku. “ Bodohnya kamu tu loh Dek..., kok di pelihara.”

Maklum, punya kakak lulusan S3, sementara adiknya SD saja gak lulus, ya passttiii jauuuuhhhh... beda wawasannya. Masih untung adik mau belajar Kak.., waktu istirahat digunakan sebaik-baiknya untuk belajar menulis dan tak perdulikan capek. Itu  dulu.. loh..., tapi  kalau sekarang banyak waktu istirahat di gunakan sebaik-baiknya untuk tertiduurr, nah inilah mungkin juga bagian dari kekurangan dan kelebihan yang selalu beriring-iringan.

“ Mbak.., naskah yang lolos dan diterbitkan apakah akan mendapat royalty?” Duh..., jadi garuk-garuk sikel [ kaki]

Setelah mempelajari event ini, ternyata membutuhkan modal yang banyaaaaakkk..., cover yang sudah dipesan itu tak gratiiisss. Maunya di ganti lagi, Jedot kepala, uang dari mana buat cover baru lagi.? persiapan pemberian sertifikat sebagai penghargaan itu juga harus bayarr.., lah.., uang dari mana lagi? Siapa yang mau tanggung kalau gak pada nunjuk hidung gua sebagai panitia hajatan. hahaha.. baru tahu rasa.!

Tahukan terbitan indie, biaya terbit ditanggung penyelenggara, yah.., kalau buku banyak yang pesan, kalau gak tentu gak balik modalkan? Alias rugi. Untuk dari itu... dikarenakan buku ini diterbitkan secara indie seluruh peserta yang naskahnya terpilih tidak mendapat ROYALTY.

“ Mbak Panitia, pengumuman naskah terpilih kapan?

Lah.., Mbak panitia malah gak jawab, mau jawab harus colek kuraturnya dulu hiks.., pasal pengumuman naskah terbaik ada di tangan Bang kuratur.

Lah..., malah kuraturnya lagi sibuk, padat dengan jadwal-jadwal yang gak bisa ditunda.  Maklum saja, kuratur edisi puisi ciiiiiiiin kali ini adalah orang yang saaangaaattt....sibuk, jadi peserta diharap sabar.

 Kalau diibilangin katanya Pak Sabar sudah pindah, Bu Sabar juga sudah pergi. Duuuhhh....., paksa saja. "Bang Kuratur...., ayo pus up.!" huufff...

 LELAH... DAN TERENGAH-ENGAH.

Dan dengan merenungkan agar tak mengecewakan peserta undangan, kami satukan hati, fikiran dan ide untuk memberikan dispensasi pada beberapa peserta yang mengirim naskah lebih dari ketentuan namun layak untuk dibukukan, jadi naskah tidak ada yang di dis semua masuk dan telah dibaca oleh Opa Gara. Berikut ini adalah puisi-puisi yang terjaring: 

43 Puisi yang Terjaring

 

1.    Sebait Rindu – Dewi Suci Mawarni

2.    Seribu Kamu – Ria AS

3.    Langkah Bermuara Lelah – Lasinta Ari Nendra Wibawa

4.    Menunggu Pesan Hujan - Hamdani Chamsyah

5.    Membaca Cinta – Arista Devi

6.    Tentang Sebuah Ahir – Megandarisari

7.    Perjalanan Cinta – Nenny Magmun

8.    Bukan Puisi Cinta – Unis Sagena Hasyim

9.    Reruntuhan Kecupan yang Menjatuhi Gambarmu – Imam Apriansyah

10. Semacam Cinta – Bunga Ramadhani

11. Cinta tak Berwajah – Ratih Pujianti

12. Senandung Rindu – Aulia Ni`ma Hayati

13. Dua Sisi Cinta – Vinny Erika Putri

14. Kamu – Melza Nofa

15. Gerimis Senja – Dimas Indiyanto S

16. Metrix – Puspita Ann

17. Selaput Cinta – Faihah Zahrah

18. Terpesona Matahari – Khalifardy Migdarsah

19. Menunggu Mantra – Annisa Ramadona

20. Kutitip Air Mata Pada Hujan – Muhammad Lefand

21. Pertemuan – Pilo Poly

22. Cerita Bingkai – Bintang Pradipta

23. Sosok Dibawah Angin – Irwanti Hadnus

24. Romantika Aku Dia – Bagus Burham

25. Melukis Rindu – Hn Lulu

26. Ayat-Ayat Rindu – Lauh Sutan Kusnandar

27. Peluh Rindu – Ivonny Maria Dasilva

28. Pada Sebuah Kertas – Morgan Qotrun Liansyah Putra

29. Disudut Rindu – Palupi Jatuasri

30. Pohon Cinta – Nening S Mahendra

31. Sudah Semestinya – Jack Efendi

32. Akar Rindu – Wendi Isnandar

33. Stasiun Biru – Thawafi Arofanti

34. Sedetik Lagi - Lidya

35. Abadi – Erma Retang

36. Menyapa Dalam Merindu - Nurdinilah Ade Katari

37. Puncak Langit – Nyi Penengah Dewanti

38. Pujangga Penjelajah Malam – Askar Marlindo

39. Pulau Cinta – Siti Fatimah Sitepu

40. Cinta Sang Ilmuwan – Viny Alfiyah

41. Pegang Teguh – Purwanto Jendral Semangat

42. Rindu – Preman Pandu

43. Asing Dalam Cinta – Vita Ayu Kusuma Dewi

44. Perahu Kertasku - Wiriyanto Aswir
 

10 Puisi Terbaik



1.    AYAT-AYAT RINDU  - Oleh: Lauh Sutan Kusnandar

2.    PADA SEBUAH KERTAS - Oleh : Morgan Qotrun Liansyah Putera

3.    SERIBU KAMU – Ole : Ria AS

4.    LANGKAH BERMUARA LELAH - Oleh : Lasinta Ari Nendra Wibawa

5.    MENUNGGU PESAN HUJAN - Oleh:  Hamdani Chamsyah

6.    TERPESONA MATAHARI - Oleh : Khalifardy Miqdarsah

7.    MENUNGGU MANTERA - Oleh : Annisa Ramadona

8.    KUTITIP AIR MATA PADA HUJAN - Oleh Muhammad Lefand

9.    SEDETIK LAGI – Oleh : Lidya

10. SENANDUNG RINDU - Oleh Aulia Ni’ma Hayati

 

 

Keputusan ini tidak bisa di ganggu gugat. Dan untuk puisi yang tidak terdaftar dalam seleksi kali ini silahkan untuk di ambil kembali, terima kasih untuk kerja samanya, salam cinta dan penuh kasih sayang Muuuaaacchh...

Tertanda ;

penyelenggara

Lissa Alissa

Kuratur

            Putra Gara

 

Rabu, 12 September 2012

Update Final Peserta Undangan Menulis Puisi Tentang Cinta

 Update Peserta Undangan Menulis Puisi Tentang Cinta


1. Vita Ayu Kusuma Dewi_ Asing Dalam Cinta

2. Rinda R Latifah_ Cintamu Abu_Abu

3. Putri Meyla_ Kesetiaan Cinta

4. Dita Rahma Isiyanda_ Pinangan Yang Menggantung di-Facebook

5. Putri Meyla_ Love

6. Dimas Indianto S_Gerimis Senja

7. Kusuma Wijaya_ Senyum Itu

8. Nurdinilah Ade Katari_Asmara Perpisahan

9. Nurdinilah Ade Katari_ Menyapa Dalam Merindu

10. Nurdinilah Ade Katari_ Benih Cinta

11. Puspita Ann_Metrix

12. Puspita Ann_Lelaki Temaram Bersama Puisi

13. Fahmi Nur Ibrahim_Cinta Gersang

14. Titi Haryati Abbas_Ketika Rasa Cinta Menjelma

15. Faihah Zahra_ Selaput Cinta

16. Fitriyani Noer_ Malam Menanti Pinangan

17. Khalifardy Miqdarsah_ Pesona Matahari

18. Khalifardy Miqdarsah_ Meninggalkan Cinta

19. Khalifardi Miqdarsah_ Cinta

20. Nyi Penengah Dewanti_ Waktu [Menjawab Semua Tunggu]

21. Nyi Penengah Dewanti_ Puncak Langit

22. Askar Marlindo_ Pujangga Cinta Penjelajah Malam

23. Wuri Pramesti_ Bukan Karena Apa Apa

24. Annisa Ramadona_ Menunggu Mantera

25. Santi Nurmayanti_ Pengorbanan Cinta

26. Aulia Ni`ma Hayati_ Homeostatis Kehidupan (ku)

27. Annisa Ramadona_ Ternyata Dunia

28. Annisa Ramadona_ Aku Lelah Memanggilmu!

29. Muhammad Lefand_ Kutitip Air Mata Pada Hujan

30. Muhammad Lefand_Kutunggu Disebrang Jembatan

31. Muhammad Lefan_ Kutulis Surat Pada Musim

32. Muhammad Lefand_ Aku Yang Punya Cinta

33. Muhammad Lefan_ Disaat Kemarau

34. Kusuma Wijaya_Engkau Dan Cinta

35. Wiriyanto Aswir_ Cinta, Apakah Kau Itu Ada?

36. Agung Yuli TH_ Di Bawah Purnama

37. Agung Yuli TH_ Kembara Senja

38. Agung Yuli TH_ Melodi; Cinta

39. Agung Yuli TH_ Embun

40. Agung Yuli TH_ Dan Pagi Ini

41. Geo Andrean Pramono_ Sketsa Cinta Musafir

42. Geo Andrean Pramono_ Klosa Cinta

43. Aulia Ni`ma Hayati_ Pandora Bahagia

44. Aulia Ni`ma Hayati_ Senandung Rindu

45. Siti Fatimah Sitepu_ Kasih Senja

46. Siti Fatimah Sitepu_ Pulau Cinta

47. Siti Fatimah Sitepu_ Melukis Embun Cinta

48. Lidya _ Pilihan Terakhir

49. Lidya_ " Sedetik Lagi"

50. Pilo Poly_ Hatiku -Hatimu

51. Pilo Poly_ Pertemuan

52. Rahmad Rizi_ Malam Yang Jauh

53. Rahmad Rizi_ Cahaya di Sudut Angkasa

54. Tomi M Saragih_ Merpati Betinaku

55. Andik Dhempo_ Alam Penguasa Cinta

56. Agung Yuli TH_ Secuil Rasa Untuk Kekasihku

57. Agung Zhou Lee_ Nyanyian Rindu

58. Viny Alfiah_ Ada aku

59. Viny Alfiah_ Putri Hujanku

60. Viny Alfiah_ Cinta Sang Ilmuwan

61.   Nurul Isnaini_ Cinta Yang Kuratapi, Datanglah

62. Purwanto Jendral Semangat_ Milik Siapa

63. Purwanto Jendral Semangat_ Pegang Teguh

64. Rahel L Simbolon_ Cinta Tak Sampai

65. Alfahm_ Nirmalaku

66. Wiriyanto Aswir_ Sayang Cuma Ingin Bicara Keabadian

67. Wiriyanto Aswir_ Kawan Senja

68. Novy Noorhayati_ Aku Ingin

69. Preman Pandu_ Dalam Diam Ku Mengagumimu

70. Preman Pandu_ Pahami Perasaanku

71. Preman Pandu_ Rindu

72. Risti Asrina_ Harapan Yang Suci

73. Arafat Abdul Hadi Choliel_ Terangku Juga Gelapmu

74. Wiriyanto Aswir_ Sajak Buat Sang Lotus

75. Zidny Akbar_ Cinta Buat Rohingya

76. Zidny Akbar_ Karena Cinta

77. Nofriani_ Cinta Pukul Empat

78. Irwanti Hadnus_ Sosok Yang Dibawa Angin

79. Irwanti Hadnus_  Bukan Cinta Picisan

80. Geo Andriyan Pramono_ Jilbab Biru

81. Geo Andriayan Pramono_ Sebelum Kau Halal

82. Geo Andrian Pramono_ Senandung Merindu

83. Wiriyanto Aswir_ Dalam Lindungan Tuhan

84. Novy Noorhayati Syahfida_ Cintamu Tertinggal Dikotaku

85. Novy Noorhayati Syahfida_  Dirimu Di Setiap Waktu

86.  Novy Noorhayati Syahfida_ Memaknai Kehilangan

87. Ratna Shun Yzc_ Aku Dan Kamu, Satu

88. Narko Lean_ Cinta Dalam Hati

89.Bintang Pradipta_  Cerita Bingkai

90. Bintang Pradipta_ Cerita Daun

91. Bintang Pradipta_ Sia[h]

92. Dyah Ayu Nurinda_ Sajak UntukMu

93. Siti Nur Aisah Paratiwi_ Hadirmu

94. Siti Nur Aisah Pratiwi_ Disini

95. Bagus Burham_  Romantika Aku Dia

96. Bagus Burham_ Romantika Novianda

97. Wiriyanto Aswir_ Cinta, Kembalikan Sebagian Saja

98. Aulia Ni`ma Hayati_ Teruntuk Kekasih

99. Kartika Nurul Hikmah_ Jangan Bersedih, Sayang

100. Kartika Nurul Hikmah_ Cinta disepertiga Malam_ Mu

101. HN Lulu_ Melukis Rindu

102. Henhen Hendrayana_ Gelisah Bunga

103. NuraRisala Kerinduan_ Risala Kerinduan Dari Negri Indonesia
104.Erma Retang_  Cinta Tidak Pernah Terlarang

105. Agustin Anggriani_ Belenggu Bentang Merah Jambu

106. Fris Casanty_  Merindu Pagi

107. Fris Casanty_ Serpihan Debu

108. Lauh Sutan Kusnandar_ Ayat-Ayat Rindu

109. Lauh Sutan Kusnandar_ Simponi Ibu

110. Bondan Al-Bakasiy_ Gadis Penunggu Senja

111. Bondan Al-Bakasiy_ Aku Masih Disini

112. Wirianto Aswir­_ Maka, Aku Akan Pergi

113. Wirianto Aswir_ Perahu Kertasku

114. Rahmatsyah_ Sebaris Cinta

115. Rahmatsyah_ Merindu

116. Rahmatsyah_ Mengingatnya

117. Rahmatsyah_ Bias Rindu

118. Ricky Syahrani_ Selembar Kata untuk Cinta

119. Ricky Syahrani_ Luka Bersampul Bahagia

120. Ricky Syahrani_ Gadis Tawa

121. Risti Arsina_ Titip Rinduku

122. Petric Sudewo_ Bidadari Setengah Sayap

123. Ivonny Maria Dasilva_ Senja Bersayap

124.Ivonny Maria Dasilva_  Peluh Rindu

125. Ivonny Maria Dasilva_ Amin

126. Morgan Qotrun Liansyah Putera_ Dalam Diam

127. Morgan Qotrun Liansyah Putera_ Pada Sebuah Kertas

128. Morgan Qotrun Liansyah Putera_ Puisi Tentang Cinta

129. Morgan Qotrun Liansyah Putera_ Sekali Lagi, Boleh?

130. Morgan Qotrun Liansyah Putera_ Sepeninggalmu

131. Morgan Qotrun Liansyah Putera_ Perempuanku

132. Morgan Qotrun Liansyah Putra_ Semua Tentang Kita


133. Wildan Sastra_ Bayang-Bayang Perpisahan



134. Wildan Sastra_ Taman Yang Gelap

135. Aristri Audri Triani_ Partikel Penantian

136. Valentinez Hemanona_ Sesuatu yang Baru Kembali

137. Leong Newton_ Sepucuk Surat Cinta

138. Valentinez Hemanona_ Pergi Jauh

139. Hanifa Ayu Diningrum_ Kamu

140. Palupi Jatuasri_ Disudut Rindu

141. Nening S Mahendra_ Pohon Cinta

142. Rangga Rivelino_ Soneta Tentang Kunang-Kunang

143. Jack Efendi_ Sudah Semestinya

144. Jack Efendi_ Aku Takarkan Rinduku

145. Jack Efendi_ Malam Bersama Cahaya Kunang-Kunang

146. Jack Efendi_ Gadis Pegupas Bawang

147. Wendi Isnandar_ Akar Rindu

148. Wendi Isnandar_ Manunggal Cinta

149. Iwan Wungkul_ Kata Cinta

150. Iwan Wungkul_ Ahir Perjalanan Mencari Cinta

151. Iwan Wungkul_ Kasihku

152. Linda Zulia Sholichah_ Rasa Ini Belum Pudar

153. Thawafi Arofanti_ Stasiun Biru

154. Thawafi Arofanti_ Dalam Jarak

155. Erma Retang_ Abadi

156. Rr Indah Dariah Anisa_ April akan Berlalu


157. Rr Indah Dariah Anisa_ Rindu

158. Rias AS_ Seribu Kamu

159. Rias AS_ Dua Titi Di Ujung Garis

160. Rias AS_ Cokelat

161. Erma Retang_ Biarkan

162. Mila Sari_ Sekedar Meulis Rindu

163. Nening S Mahendra_ Luka Karena Cinta

164. Dwi Suci Mawarni_ Merekah Cinta dalam Luka Lama

165. Dwi Suci Mawarni_ Oh Dear

166. Dwi Suci Mawarni_ Sebait Rinduku

167. Rizky Triputra_ Di Penghujung Agustus

168. Rizky Triputra_ Pertemuan
 
 

169. Lasinta Ari Nendra Wibawa_ Aku Hadir, Cinta

170. Lasinta Ari Nendra Wibawa_ Langkah Bermuara Lelah

171. Lasinta Ari Nendra Wibawa_ Air Mata Kelabu

172. Dicky Sutardi_ Melepaskan Rindu

173. Noor Salim Hs_ Kasihku

174. Hamdani Chamsyah_ Penunggu Pesan Hujan

175. Hamdani Chamsyah_ Pesan Pada Hujan

176. Maryam Septi Maulina_ Tak Mengapa bila Bukan Kita

177. Fris Casanty_ Isarat Mata

178. Petric Sudewo_ Sisakan Setitik Senja di Hatimu Untukku

179. Greevena Dunham_ Mahabah Duka

180. Arista Devi_ Membaca Cinta

181. Arista Devi_ Kamu Adalah Samudra Biru

182. Arista Devi_ Dipucuk Randu Rindu

183. Selendang sulaiman_ Serat Cintaku

184. Selendang Sulaiman_ Misal Cintaku Dibawah Pohon Mullberry

185. Selendang Sulaiman_ Purnama Pebruari

186. Adhe Imam Shaalihiin_ Padamu, Aku Belum Berhenti

187. Hesti Pariwati_ Sentum Saya Karena DIA

188. Hesti Pariwati_ Hatimu!

189. Hesti Pariwati_ Dag. Dig. Dug

190. Amelya Afryandes_ Cinta

191. Rinda R Latifah_ Sepasang Mata Maya

192. Marisa_ First Love

193.  Alra Ramadhan_ Putri

194.  Megandari Sari_  Tentang Sebuah Ahir

195. Megandari Sari_ Ketika

196. Megandari Sari_ Tahukah?

197. Benagustian_ Dermaga yang Salah

198. Katarina Sihotang_ Tak Sejuta Tawa

199. Katarina Sihotang_ Mengingatmu

200. Hanna Kristina_ Makna Cinta yang Sesungguhnya

201. Hanna Kristina_ Untuk Cintaku Tersayang

202. Yanuarty Paresma Wahyuningsih_ Intunisi Cinta Dari Tuna Rungu


203. Maryam Septi Maulina_ Tak Mengapa Bila Bukan Kita


204. Nina Nur Arifah [ Noichil]_ Anakmu Yang Patah Hati

205. Nina Nur Arifah [ Noichil]_ Rinduku Terbit Lebih Pagi Dari Matahari

206. Nina Nur Arifah [ Noichil]_ Tentang Pelangi

207. Nina Nur Arifah [ Noichil]_ Kamu Adalah Tenangku

208. Nina Nur Arifah [ Noichil]_ Hanya Mimpi [Sendiri]

209. Nina Nur Arifah [ Noichil]_ Peluk

210. Nina Nur Arifah [ Noichi]_ Sudah Saatnya

211. Neni Maknum_ Cinta

212. Candra Rini_ Sembilu Merah

213. Candra Rini_ Peredaran

214. Candra Rini_ Pemberhentian

215. Lutfi Bachtiar_ Yang Lebih Dari Pelangi

216. Ricky Syahrani_ Sabda Hati

217. Indri Dwi Rachmawati_ Dalam Lima Belas Baris

218. Indri Dwi Rachmawati_ Dari Hati

219. Indri Dwi Rachmawati_ Sepasang Kekasih


 

220. Jamila Lestyowati_ Satu Sayap Kupunya

221.  Jamila Lestyowati_ Resah

222. Risa Mutia_Cinta Dari Dan Untukmu

223. Mel Ara_ Cinta Semu

224. Mel Ara_ Ketulusan Cinta

225. Mel Ara_ Cinta tak Kasat Mata

226. Heru Sutanto_ Puisi untukmu

227. Heru Sutanto_ Cinta Dalam Diam

228. Heru Sutanto_ Pengagum Rahasia

229. Deddy K. Sumirta_ Makna Luka

230. Deddy K. Sumirta_ Yang Terabaikan

231. Aldila Geri Istantina_  Malam dan Hujan dan Detikan Jam

232. Bayu Alzihan_ Kita

233.  Nathalia Diana Pitaloka_ Seandainya

234. Wahyu Kuncoro Hadi_ Aku Cinta Musuh Abadiku

235.  Lauh Sutan Kusnandar_ Kilasan Jejak2

236. Andik Chefasa_ Romansa Rembulan Dalam Tatap

237. Andik Chefasa_ Tentang Aku Dengannya

238. Andik Chefasa_ Suara Hati Untuk Cinta

239.  Neng Izma Nyzz_ Kini Aku Mencinta


240.  Diah Prabaningrum_ Sepucuk Cinta untuk Kakak

241. Naelil_ Cuatkan dan Jangan Tenggelamkan

242. Wita Rosmalia_ Sajak Tengah Malam

243. Nenny Makmun_ Perjalanan Cinta

244. Beti Isfiyani_ Angan Belaka ataukah Sejatinya Rasa

245. Beti Isfiyani_ Monolog Cinta 2

246. Beti Isfiyani_ Penjaga Hatimu

247. Beti Isfiyani_ Monolog Cinta 1

248. Beti Isfiyani_ Cinta?? Maaf Aku Sudah Lupa

249. Beti Isfiyani_ Cinta...Mengajarkan dan Kelak...

250. Beti Isfiyani_ Cinta Tak Hasrus Memiliki

251. Wahyu Ningyan Arini_ Untukmu Saja, Saudaraku

252. Adi Rosadi_ Perempuan Kusam

253. Adi Rosadi_ Datanglah

254. Adi Rosadi_ Sketsa Cintaku

255.Unis Sagena Hasyim_  (bukan) puisi cinta

256. Elsi Indah Pertiwi_ Tak Bisa Bersama

 

257. Imam Apriansyah_ Runtuhan Kecupan yang Menjatuhi Gambarmu

258. Imam Apriansyah_ Kepada Perempuan yang Sedang Melukis Hatinya yang Retak; [8]Pelangi Senja

259. Imam Apriansyah_ Yang Selalu Menghantui Puisiku

260. Andi Mulyati AKP_  Untuk Kekasihku

261. Andi Mulyati AKP_ Angan-Anganku Tuk Bersamamu

262. Gyan Pratika_ Cinta Semu

263. Andi Mulyati AKP_ Luka Membekas Di Jiwa

264. Aulia Ni`ma Hayati_ Karena Akulah Tulang Rusukmu
265. Luthfi, Bacthiar_ Tempias Rindu
266.Herma Ningsih_ Diakah Cintaku
267. Bunga Ramadani_ Semacam Cinta
268. Bunga Ramadani_ Keajaiban Kecil
269. Bunga Ramadani_ Monolog Aku Kamu
270. Yunita Syepriana_ Tanpa Makna
271. Yunita Syepriana_ Tak Berwujud
272. Dipka Sativa_ Rembulan di Matamu
273. Yanita Widjayanti_ Menyambung Hati Sang Kekasih
274. Yanita Widjayanti_ Kepedihan Dalam Ikrar
275. Ega Dien_ Sajak Hati
276. Elsa Ayu Pravitasari_ Matahariku
277. Dhiena Riendu- Denting Rasa
278. Dhiena Riendu_ Secuil Rasa
279. Dhiena Riendu_ Senyum Senja
280. Sandi Iswahyudi_ Serpih Mimpi Part 1
281. Sandi Iswahyudi_ Serpih Mimpi Pert 2- Finishing
282. Sandi Iswahyudi_ Kesederhanaan Cinta Untuk Sang Sejati
283. Nurul Izzatil Adawiyah_ Sebongkah Rindu yang Terperangkap dalam Bulan
284. Hannan Izzaturrofa_ Balada Keraguan Cinta
285. Hannan Izzaturrofa_ Cinta Tuhan Yang Terdustakan
286. Reza Parma Arviandi_ Kuingin Kau Selalu
287. Vania Okkyputri_ Ingatan Semu
288. Vania Okkyputri_ Disaat Cinta Itu Hadir
289. Mayang Anglingsari Putri_ Saya Hanya Rindu
290. Gluck Fraulein_ Cintaiku Dengan Halal
291. Luthfi, Bacthiar_ Masih Ketara
292. Luthfi, Bacthiar_ Sebuah Apa Ini?
293. Luthfi Bacthiar_ Biduk
294. Gluck Fraulein_ Semampumu
295. Nico Pardamean_ Embunku
296. Ratih Pujianti_  Cinta yang tak berwajah
297. Ratih Pujianti_ Cinta itu bersamamu
298. Ria Hidayah_  Istikharah Cinta
399. Fuattutaqwiah El- Adiba­_ Padaran Sangkala
300. Meidi Candra_ Memeluk Cintamu
301. Meidi Candra_ Bersamamu Rindu
302. Meidi Candra_ Bait Rindu
303. Ria Hidayah_ Dekapan Cinta Sang Maha Cinta
304. Nurul Hasanah_ Kepingan Hati
305.  Vinny Alfiah_ Sendiri Saja
306. Rida Mulyati_ Pangeran Jalanan
307. Prima Sagita_ Semu
308. Repita Hadi_ Pagi dan Cinta
309. Lauh Sutan Kusnandar_ Kilasan Jejak-3
310. Hasan Ar-Rezky_ Pandangan Pertama
311. Hanna Kristina_ Simfoni Cinta
312. Hanna Kristina_ Atas Nama Cinta
313. Lidya Natalie_ Jangan Jenuh Padaku
314. Lidya Natalie_ Siklus Cinta
315. A. Wulan.R_ Terlalu Busuk!
316. Vinny Erika Putri_ Dua Sisi Cinta
317. Lauren Siahaan_ Sicantik Melempar Pandang
318. Putri Widi Saraswati_ Kata Dalam Cinta
319. Putri Widi Saraswati_ Jangan Beri Dia Senyum
320. Putri Widi Saraswati_ Cerita Hati II: Broken Herat
321. Putri Widi Saraswati_ Seribu Masa Hidup` Tuk Kekasihku
322. Putri Widi Saraswati_ Cerita Hati 1: Pendosa Atas Nama “ Cinta”
323. Yuni Ayu Amida_ Angan
324. Suci Fitriyani_ Goresan Tangan Sang Perindu
325. Nico Pardamean_ Pujangga Warna
326. Suci Fitriyani_ Terbakar Cemburu
327. Melza Nofa_ Kamu
328. Dita Meilani_ Baca Aku; Cinta, Aku Rindu!
329. Achmad Nasta`in_  Hembusan Nafas Cintaku
330. Achmad Nasta`in_  Apa Yang Kurasa
331. Achmad Nasta`in_ Pesona Ayumu, Lia
332. Achmad Nasta`in_ Hanya Diam
333. Achmad Nasta`in_ Seharusnya Indah
334. Achmad Nasta`in_ Kau Memanggilnya
335. Achmad Nasta`in_ Maftukah Manis
336. Achmad Nasta`in_ Wanita Kidung Kiamat
337. Achmad Nasta`in_ Mawar Merah Berprisai
338.Suci Fitriyani_ Cinta
339. Melza Nofa_ Mentari Merah Senja
340. Melza Nofa_ Mencintai Kamu
341. Vinny Erika Putri_ Belahan Jiwa
 

 








Senin, 10 September 2012

Undangan Menulis Puisi Tentang Cinta


Taipei 12 sept 2012

Undangan menulis puisi LOVE POEMS [ puisi tentang cinta]

GRATIS  untuk umum dan siapa saja

Hanya kekuatan cinta yang membuat segalanya menjadi indah. Lissa Alissa ingin mengajak seluruh penyair di tanah air maupun yang berada di luar negri untuk bergabung dalam undangan menulis puisi tentang cinta.


Ketentuan umum:

1.Tema puisi Love Poems [ puisi tentang cinta]

2. Setiap penulis dapat mengirimkan lebih dari satu naskah terbaiknya, namun tidak lebih dari 3 naskah.  Naskah yang di kirim adalah hasil karya sendiri dan belum pernah diterbitkan kemedia mana pun.

3. Panjang puisi maksimal 25 baris.

4. Melampirkan biografi narasi singkat penulis 40- 50 kata, melampirkan photo dan menyertkan alamat imel/ jejaring Fb supaya mudah dihubungi.

5. Naskah diitulis dengan huruf TNR 12, kertas 4A, margin 3333

6. Naskah dikirim ke email lisa.alysha@yahoo.co.id dengan menggunakan Attachment bukan di badan imel dengan subject Love Poems atau Puisi tentang cinta judul dan nama penulis. Naskah dan biografi satu naskah  tidak terpisah

7. Naskah diterima panitia paling lambat  tanggal 15 October 2012

8. Naskah yang terkumpul akan di update di facebook Lissa Alissa atau di http://lissalovepoems.blogspot.com

9. 100 naskah yang terjaring akan dibukukan.

10. sepuluh peserta terbaik akan mendapatkan satu buku bukti terbit.


Pengirim  pertama naskah puisi tentang cinta karyanya akan langsung dipilih untuk dibukukan.

Demikianlah undangan ini, untuk setiap puisi yang masuk akan kami serahkan sepenuhnya pada Putra Gara sang penulis novel-novel sejarah sebagai kuratur.

Panitia penyelenggara  Lissa Alissa

Salam cinta dan penuh kasih sayang.

Contoh Naskah














Rindu ini


Diujung senja yang indah
Angin  bertiup dengan semilirnya
Sepasang mata memandang jauh di sana
Sang surya begitu indah dan mempesona
Ketika tenggelam dan hanya menampakan sinar indahnya


Ku,terpaku diam menikmati indahnya senja itu
Senja yang indah dan seindah harapku
Sejuknya udara terasa menyejukan hatiku
Ketika terlintas senyuman hangat hadir kembali diingatanku

Tentang tatapan mata yang menyimpan seribu rindu


Waktu  berlalu begitu cepat, musim pun  berganti
Sang waktu berjalan seiring langkah hidupku ber
putar meninggalkan waktu ke waktu

Namun rinduku masih padamu
Setiap detik waktu, ku hitung dengan harapanku
Di antara desah nafasku
Yang tak henti memanggil namamu
Apakah sekiranya kau juga merinduku
Seperti diriku yang merindukanmu...

Biografi:
Lissa Alissa adalah nama pena dari Dewi Kunti, lahir 6 April 1983 dari Mesuji Lampung Utara. Gadis Aries ini menyukai sepi dan menyendiri,  orangnya simple tak banyak tingkah.  saat ini Dewi/Lissa  lagi seneng-senengnya belajar menulis online di facebook dengan siapa saja. Bisa hubungi Lissa di email lissa_sexxy@yahoo.com, atau  http://www.facebook.com/lissa.aliss